Sewa Kipas Jakarta Timur

Untung dari Bisnis Sewa Kipas Menyejukkan?

Sewa Kipas Jakarta TimurSewa Kipas Jakarta Timur – Anda pasti pernah mendatangi sebuah event, dimana didalam event itu terdapat penyejuk udara, seperti AC standing, misty fan, dan sejenisnya. Pernah Anda bertanya-tanya dari mana semua barang itu? Apakah dimiliki oleh penyelenggara event?

Jasa Persewaan Penyedia Perlengkapan Event

Nyatanya tidak. Semua barang berupa AC standing atau misty fan berasal dari jasa persewaan kipas angin, AC standing, atau genset. Bisnis? Tentu otak Anda langsung cling… cling… cling… UANG!

Yap, jasa persewaan ini masuk ke dalam kategori jasa penyedia perlengkapan kebutuhan acara atau event. Bisnis ini mudah dijalankan kok. Anda tinggal mencari calon klien yang berada di sekitar tempat Anda menjalankan bisnis. Tampaknya sesederhana itu, padahal tidak.

Simak apa-apa saja yang diperlukan jasa sewa kipas dan AC standing ini

  • Anda memerlukan modal besar. Harga satu buah kipas angin air ukuran 60 liter bisa mencapai angka 4 jutaan. Sedangkan, harga satu buah AC standing bisa dikisaran 3 juta sampai 6 juta, tergantung PK dan merek. Tentu pemilik jasa tidak hanya memiliki satu buah kipas angin air dan satu buah AC standing saja kan? Tinggal dikalikan saja.
  • Anda juga memerlukan lahan luas untuk menyimpan semua perabotan ini. Lahan ini juga wajib memenuhi standar kualitas tertentu, seperti tidak lembap dan tidak mudah diterjang banjir.
  • Selain itu, Anda juga perlu melakukan maintenance semua perabotan secara berkala. Ya maklum saja, bisnis persewaan ini memprioritaskan tamu undangan, sehingga kipas dan AC yang disediakan harus bekerja secara optimal ketika berada di lapangan.

Hembusan Laba yang Menyejukkan dari Bisnis Persewaan Kipas

Namun, ketika bisnis ini sudah jadi, maka pemilik usaha ini akan bisa balik modal dengan mudah. Lebih-lebih jika klien sudah berdatangan silih berganti setiap harinya, maka usaha ini tidak bisa dibilang sedikit keuntungan. Pasalnya, ada pemilik bisnis sewa kipas Jakarta Timur yang memiliki omset ratusan juta rupiah. Klien masih sedikit pun aliran omzet tidak bisa dibilang sedikit. Yah, bisalah sampai puluhan juta rupiah.

Kenapa bisnis persewaan kipas dan AC standing ini makmur? Pasalnya, walaupun banyak pemain baru bermunculan, bisnis ini juga diimbangi dengan naiknya permintaan sewa AC dan kipas untuk kegiatan-kegiatan luar ruangan karena harga sewa gedung makin tinggi.

Di samping itu, harga sewa AC maupun kipas juga tidak bisa dibilang murah. Rentang harga yang ditawarkan mulai dari 150 ribu sampai 4,5 juta rupiah. Itu pun hitungannya harian. Namun, tentunya para pemilik usaha ini memiliki strategi dalam melancarkan bisnisnya. Selain menerapkan strategi tertentu, pemilik usaha juga selalu mengupgrade dan menambah barang agar bisnisnya selalu jalan terus.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top